Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
™ Pria Ini Dipecat Perusahaannya Dituduh Pesan Go-Food Fiktif,

™ Pria Ini Dipecat Perusahaannya Dituduh Pesan Go-Food Fiktif,

Jannet 10.29 0
Dituduh Pesan Go-Food Fiktif, Pria Ini Dipecat Perusahaannya
Oik Yusuf/Kompas.com via TribunNews.com

Hal inilah yang diduga Sugiarti memicu tindakan penyalahgunaan data yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab. dia mengaku belum sempat logout dari media sosial. Bahkan, di dalamnya termuat data-data penting dirinya. Padahal, Menurut Sugiarti, salah satu ponselnya yang berisikan kartu Smartfren telah hilang. Dia bahkan tak terima dicap sebagai wanita yang bertindak nekat hanya karena cintanya ditolak. Sebaliknya, Sugiarti menyangkal semua tudingan yang dilayangkan terhadap Jajat.

Dituduh Pesan Go-Food Fiktif, Pria Ini Dipecat Perusahaannya
kompas.com

Polisi ingin mendalami apakah tindakan yang dilakukan pelaku tersebut sekedar iseng atau berawal dari sakit hati. Kombes Andry Wibowo pun rencananya akan mempertemukan keduanya. Kapolres Metro Jakarta Timur,

serta adanya akun palsu yang memesankan order Go-Food fiktif kepadanya. Dia membawa barang bukti berupa aksi penyebaran foto KTP-nya di sosial media, Jajat akhirnya melaporkan kasus ini ke Polsek Jatinegara. Pada hari Sabtu 8 Juli 2017 lalu,

Cinta masa lalu berujung dendam dan teror?

Dituduh Pesan Go-Food Fiktif, Pria Ini Dipecat Perusahaannya
tribunnews.com

dirinya baru bekerja tujuh bulan di kantor tersebut. Dia sedih harus kehilangan pekerjaan karena masalah ini. Padahal, Jajat mengaku belum mendapatkan pekerjaan baru. Hingga saat ini,

dia juga menuduh bahwa order Go-Food fiktif sebenarnya dilakukan oleh Sugiarti. Tak hanya itu, Jajat pun menuding Sugiarti menyebarkan foto KTP nya ke teman-teman dan ke pihak kantor dengan embel-embel penipu.

wanita ini mengatakan bahwa dirinya telah “berbadan dua” padahal mereka baru sekali bertemu. Yang lebih aneh lagi, wanita ini kemudian tak terima karena cintanya ditolak. Dia bahkan sempat mengancam akan bunuh diri dengan melompat dari kereta. Menurut Jajat, Jajat menolak cintanya. Sayangnya, Sugiarti menyatakan cintanya pada Jajat. Akhirnya, komunikasi keduanya terus berlanjut meski tidak intens. Setelah berkenalan,

Jajat pun bertemu dengan perempuan asing tersebut.  Selanjutnya, Dia mengaku berkenalan dengan Sugiarti pertama kali pada tahun 2016 melalui media sosial. Jajat tidak memungkiri bahwa masalah yang menimpanya ini ada kaitannya dengan kisah asmaranya di masa lalu. Usut punya usut,

Pihak kepolisian akan melakukan mediasi.

Dituduh Pesan Go-Food Fiktif, Pria Ini Dipecat Perusahaannya
tribunnews.com

Sugiarti bahkan mempublikasi identitas lengkap Jajat di dunia maya.  Sambil menuduh Jajat melakukan order palsu, Kasus ini menjadi viral setelah soerang bernama Sugiarti diduga mengunggah kisahnya di media sosial.

Jajat pun tak sanggup lagi membayarnya.  dan mencapai jutaan, karena pesanan terus bertambah, Namun, ia membayarnya, karena kasihan kepada pengemudi Go-jek, Awalnya, semua bermula saat tiba-tiba sejumlah pesanan makanan melalui Go-jek dialamatkan ke kantor tempatnya bekerja. (13/7), Dikutip dari Kompas.com,

Saat dikonfirmasi, Sugiarti membantah semua tudingan.

Dituduh Pesan Go-Food Fiktif, Pria Ini Dipecat Perusahaannya
kumparan.com

dia pun dirumahkan oleh bank tempatnya bekerja. akibat kejadian itu, Bahkan, Pria yang akrab disapa Jajat ini menjadi bulan-bulanan netizen atau warganet setelah dituduh melakukan order makanan palsu lewat layanan Go-Food. Sosok Julianto Sudrajat tiba-tiba menjadi perbincangan publik usai mencuatnya kasus teror order Go-Food.


Source: IDN Times
™ Tapi Tak Ditahan Sugiarti Pemesan Order Go-Food Fiktif Jadi Tersangka,

™ Tapi Tak Ditahan Sugiarti Pemesan Order Go-Food Fiktif Jadi Tersangka,

Jannet 13.21 0
Sugiarti Pemesan Order Go-Food Fiktif Jadi Tersangka, Tapi Tak Ditahan
Sugiarti saat diperiksa polisi (Foto: Istimewa)

ada 2 orang keponakan juga membantu melakukan order terhadap salah satu ojek online untuk mengantarkan makanan," tutup dia. dari keterangan Sugiarti menerangkan, Setelah ini, Pada saat ini Sugiarti sudah kifa periksa sebagai tersangka. Tersangkut order adalah hal yang berbeda. twitter maupun facebook. "Untuk laporan dari Julianto sendiri sebenernya menyangkut pencemaran nama baik yang dilakukan pelapor di Medsos di instagram,

Perempuan yang masih lajang itu dinilai kooperatif. Sugiarti sendiri tidak ditahan.

Selasa (1/8). Jakarta, "Kita tetapkan UU ITE dan pencermaran nama baik," kata Kasat Reskrim Polres Jaktim AKBP Sapta M Marpaung di Polres Jaktim,

Polisi menduga teror pengiriman makanan dengan Go-Food ini karena sakit hati urusan cinta. Kedua korban mendapat teror pesanan Go-Food dari Sugiarti karena memutuskan hubungan cinta.

Jakarta. petugas pasukan oranye di Tanah Abang, seorang karyawan bank dan Dafi, Dua korban Sugiarti yakni Julianto, pemesan order Go-Food fiktif menjadi tersangka. Sugiarti,

Sugiarti Pemesan Order Go-Food Fiktif Jadi Tersangka, Tapi Tak Ditahan

Source: kumparan
™ Djarot Tegaskan Tolak Wacana Pemindahan Ibu Kota Di Depan Jokowi,

™ Djarot Tegaskan Tolak Wacana Pemindahan Ibu Kota Di Depan Jokowi,

Jannet 12.59 0
Di Depan Jokowi, Djarot Tegaskan Tolak Wacana Pemindahan Ibu Kota
Djarot di Lebaran Betawi 2017 (Foto: Yudhistira Amran/kumparan)

"Alhamdulilllah sekarang sudah lengkap dan kita putuskan dengan Bamus Betawi lebaran Betawi kita putuskan di Setu Babakan," imbuhnya.

Dulu waktu kita datang ke sini di Setu Babakan baru ada bangunan di depan ini," ucapnya. "Tadi Bapak Presiden bisikkan ke saya. Djarot lalu bercerita sebelum acara dia sempat dibisiki oleh Presiden Jokowi soal Setu Babakan yang sudah berkembang.

Di Depan Jokowi, Djarot Tegaskan Tolak Wacana Pemindahan Ibu Kota

"Komitmen beliau (Jokowi) untuk mengembangkan budaya Betawi yang berpusat di perkampungan budaya Betawi Setu Babakan," puji Djarot.

Jagakarsa ini dihadiri langsung oleh Presiden Jokowi. Dia bersyukur dalam lebaran yang akhirnya dipusatkan di Setu Babakan, ‎Djarot lalu bicara soal Lebaran Betawi sebagai ajang untuk merayakan kebudayaan Ibu Kota.

Bung Karno menunjuk Jakarta sebagai Ibu Kota RI karena miniatur Indonesia.  Bukan tanpa alasan, yang dianggap pelopor dari Kebhinekaan. Djarot mengatakan Jakarta memiliki budaya yang sangat luhur yaitu Betawi,

Minggu (30/7). Jakarta Selatan, atau melebar ke mana-mana," ucap Djarot di Setu Babakan, Jadi tak perlu diwacanakan, maaf Bapak Presiden saya tidak yakin. "Kalau ada wacana Ibu Kota pindah kemana-mana,

Djarot menyatakan menolak wacana itu. Dalam acara Lebaran Betawi yang dihadiri Presiden Joko Widodo, salah satunya Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat. Wacana pemindahan Ibu Kota yang digulirkan Bappenas tak mendapat respons positif dari beberapa kalangan,


Source: kumparan
™  Waspada Perlawanan para Tersangka e-KTP Lewat Praperadilan

™ Waspada Perlawanan para Tersangka e-KTP Lewat Praperadilan

Jannet 01.21 0
Waspada Perlawanan para Tersangka e-KTP Lewat Praperadilan
Lalola ICW. (Foto: Amanaturrosyidah/kumparan)

"KPK bertindak aktif mengawasi pejabat pengadilan atau praperadilan," tutup Easter. Easter juga mengimbau KPK turut mengawasi pejabat penegak hukum yang mengurusi kasus megakorupsi tersebut.

"Meminta komisi yudisial untuk memantau kasus korupsi elektronik dan pra peradilan kArena peran KY ini penting agar hakim-hakim itu bukan hanya memutus tapi juga menjalankan proses persidangan berdasarkan kode etik hakim," beber Easter.

Easter juga meminta KY agar memperhatikan perilaku para hakim yang mengurus kasus e-KTP. Selain itu,

"Untuk itu kita mengingatkan agar Mahkamah Agung mempertahankan independensi dan imparsialitas dari pihak-pihak luar terkait perkara korupsi sehingga mahkamah agung menjaga integritas," ujar Easter.

Easter pun imengingatkan Mahkamah Agung bisa memantau proses hukum e-KTP serta bersikap independen.  Untuk mengantisipasi upaya praperadilan para tersangka,

dan Markus Nari. Setya Novanto, Andi Agustinus, Sugiharto, yakni Irman, Diketahui sudah ada 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka,

"Praperadilan bukan hanya Setnov tapi terhadap orang-orang yang sudah ditetapkan tersangka dalam kasus e-KTP," kata Easter. 

Waspada Perlawanan para Tersangka e-KTP Lewat Praperadilan

fokus antisipasi praperadilan tidak hanya kepada Setya Novanto tapi seluruh tersangka kasus e-KTP.  Menurut Easter,

Minggu (30/7). Jakarta Selatan, Kalibata, yang intinya prosedur penetapan tersangka kedua orang tersebut menyalahi prosedur," kata peneliti ICW Lalola Easter di kantor ICW, yang pertama di praperadilan Budi Gunawan yang kemudian dikabulkan oleh pihak pengadilan dan yang kedua Hadi Purnomo, "Sudah ada kejadian paling tidak ada 2,

Selain itu juga kasus eks pimpinan BPK Hadi Purnomo yang tak berlanjut setelah menang di praperadilan. Kasus penyidikan rekening gendut di KPK kemudian disetop. ICW pun mengungkit kejadian dulu yang pernah terjadi saat Budi Gunawan dibatalkan status tersangkanya lewat praperadilan.

dan KPK untuk mengantisipasi proses praperadilan yang diajukan tersangka kasus e-KTP. Komisi Yudisial (KY), Indonesia Corruption Watch (ICW) mengingatkan lembaga-lembaga hukum seperti Mahkamah Agung (MA),


Source: kumparan
™  Nasib Baby J Setelah Disiksa: Kembali ke Ibunya atau Diurus Negara?

™ Nasib Baby J Setelah Disiksa: Kembali ke Ibunya atau Diurus Negara?

Jannet 00.59 0
Nasib Baby J Setelah Disiksa: Kembali ke Ibunya atau Diurus Negara?
Ilustrasi kekerasan pada bayi (Foto: Muhammad Faisal/kumparan)

tindakan penyiksaannya kepada Baby J tidak dapat dibenarkan atas alasan apa pun. Yang jelas, Kita tidak pernah tahu apakah rasa cinta MD kepada OTY jauh lebih dalam ketimbang kepada anak yang dilahirkan dari rahimnya sendiri.

ibu kandung Baby J telah dimintai keterangan oleh Polda Bali. Atas tindakannya, Sementara Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan Dinas Sosial Provinsi Bali masih melakukan koordinasi menyangkut masalah ini. Untuk saat ini Baby J masih diasuh di yayasan.

Baby J adalah korban dari permasalahan dua orang dewasa yang semestinya bisa mencintai dan mengasihinya lebih dari siapa pun. Baby J menjadi korban pelampiasan MD atas kekecewaan maupun kekesalan pada suaminya.

this is your drama," kata MD saat menyiksa Baby J. “Drama,

Ia mengalami bipolar. Tidak dapat menahan perasaan kekecewaan dan kekesalan terhadap masalah yang merundung mereka berdua membuat kondisi psikologis MD terguncang. Baby J merupakan hasil hubungan biologis antara MD dengan seorang laki-laki asal Austria berinisial OTY.

harus ada kejelasan dan jaminan bahwa memang betul ibunya sudah sehat dan mampu untuk mengasuh dan merawat anaknya kembali,” ucap Ida Ayu Ketut Anggraini. harus pasti, Kita tidak boleh coba-coba, kami tidak akan mengizinkan Baby J akan diambil karena ini anak bernyawa. “Kalau tidak ada bukti dan jaminan,

belum ada bukti kuat ibu kandung Baby J sudah sehat secara psikologis. Ida Ayu Ketut Anggraini, Menurut Kepala Seksi Rehabilitasi Sosil Anak dan Lansia Propinsi Bali, Sehingga bukan tidak mungkin sang ibu kandung malah akan mengulangi perbuatannya kepada Baby J. Mencuat pula kekhawatiran jika ibu kandung Baby J belum terbebas dari depresinya.

demam dan panas. Baby J bahkan sempat menderita sakit diare akut, sampai saat ini Baby J masih memerlukan perhatian dan pengawasan penuh. Atas trauma yang diderita,

dia susah,” tambahnya. Kalau bayi umur sebelas bulan kita ajak senyum pun cepat (merespon), Misalnya main dan beradaptasi dengan bayi yang lain sampai saat ini dia masih belajar. “Kalau tidur itu kita perhatikan dia suka kaget.

Nasib Baby J Setelah Disiksa: Kembali ke Ibunya atau Diurus Negara?

Sabtu (29/7). Vivi Adiguna di Yayasan Metta Mama dan Maggha, dia harus dipeluk terus,” ujar Ketua Yayasan Metta Mama dan Maggha, sekalinya kita peluk, Jadi harus terus ditemani, dia langsung bangun dan menangis. lalu tiba-tiba ada (suara) benda jatuh, Dalam arti kalau tidur nyenyak, Baby J sulit sekali tidur. “Saat kita terima minggu-minggu awal,

hingga saat ini Baby J masih mengalami trauma akibat semua siksaan yang dilakukan oleh orang yang justru seharusnya paling menyayanginya. Menurut mereka, Mereka memiliki alasan yang kuat untuk menolak permintaan ibu kandung dari bayi berusia sebelas bulan itu.

yakni Yayasan Metta Mama dan Maggha. Permintaan MD juga ditolak oleh yayasan tempat Baby J bernaung saat ini,

Dinas Sosial Provinsi Bali menolak permintaan ibu kandung Baby J untuk mengembalikan anak biologisnya itu. Namun, Ibu kandung Baby J meminta agar anaknya dikembalikan ke pangkuannya setelah diasuh di tempat bernaung yang lebih baik selama empat bulan sejak 20 Maret 2017.

Tindakan penyiksaan itu diketahui publik setelah video yang direkam sendiri oleh si ibu saat melakukan aksinya menjadi viral di media sosial pada 26 Juli lalu. yang mengalami penyiksaan oleh ibu kandungnya sendiri yang berinisial MD. Bali, Masih segar di ingatan kita tentang seorang bayi malang di Denpasar,


Source: kumparan
™ Bukan Bank Alasan Ibunda Rosita Menabung Rp 42,7 Juta di Sekolah,

™ Bukan Bank Alasan Ibunda Rosita Menabung Rp 42,7 Juta di Sekolah,

Jannet 17.59 0
Alasan Ibunda Rosita Menabung Rp 42,7 Juta di Sekolah, Bukan Bank
Alasan ibunda Rosita menabung Rp 42,7 juta di sekolah, bukan bank. justru keluarganya dituduh mengada-ada bahkan fitnah. Mediasi tidak menemukan jalan keluar, karena uangnya memang belum kembali. Hingga saat ini keluarga Rosita belum mendapatkan kepuasan,

Wijiati, ibunda Rosita Asih punya alasan sendiri mengapa tidak menabung uangnya di bank, tapi memilih di sekolah anaknya. Padahal nilai yang ditabungkan cukup besar, yakni Rp 42,7 juta.

selain itu tidak langsung meminta catatan," katanya. Katanya saat itu selesai berkaca, menyerahkan tabungannya di depan kamar mandi. "Pengakuannya agak aneh,

Widyawati. Karena itu dirasa aneh kalau Rosita mengaku menyetorkan tabungan pada wali kelasnya, Kepala Sekolah MTS Negeri Tumpang mengatakan kalau anak didiknya tidak sampai menabung hingga puluhan juta ke sekolah. Pono,

Buku tabungan Rosita yang hanya tertulis Rp 135 ribu menjadi buktinya. Sementara pihak sekolah dengan ringan menyebut kalau tidak pernah menerima setoran Rosita.

Bocah kelas 9 itu sempat meminum obat sakit kepala yang dicampur minuman bersoda. lantaran uangnya tidak juga cair. Akibat kejadian itu Rosita mengalami depresi,

padahal sudah Rp 42,7 juta. Pihak sekolah hanya mengakui Rp 135 ribu, MTS Negeri Tumpang tidak diakui oleh pihak sekolah. uang tabungan Rosita Asih di sekolahnya, Seperti diketahui,

di mana-mana banyak ATM," katanya. Kalau di bank, "Tetapi kalau tabungan kan kalau mengambil harus ngomong dulu.

Karena di mana-mana banyak ATM sehingga dengan mudah dapat menarik uangnya. sering terpakai. tetapi menurutnya, Wijiati mengaku memiliki tabungan juga di bank,

Sebagian rezekinya disisihkan secara khusus untuk biaya putrinya itu. karena memang dikhususkan untuk masa depan anaknya. Ia lebih memilih menabung melalui tabungan sekolah,

Karena tabungan itu untuk memudahkan saat membayar LKS atau apa," kata Wijiati. tinggal motong saja. "Kalau ditabungkan di sekolahan kalau ada apa-apa urusan sekolah,

yakni Rp 42,7 juta. Padahal nilai yang ditabungkan cukup besar, tapi memilih di sekolah anaknya. ibunda Rosita Asih punya alasan sendiri mengapa tidak menabung uangnya di bank, Wijiati,


Source: Merdeka.com