™ Tanaman Tak Layu Ditinggal Mudik dengan Fisika Sederhana

Jannet 19.29
Tanaman Tak Layu Ditinggal Mudik dengan Fisika Sederhana
Pengunjung memilih tanaman hias di salah satu stan Pameran Tanaman Buah dan Bunga di Kambang Iwak Palembang, Sumsel, Jumat (3/2). Ajang tersebut memamerkan berbagai tanaman unggulan Provinsi Sumatra Selatan. ANTARA FOTO/Feny Selly/kye/17

Baca juga artikel terkait GAYA HIDUP atau tulisan menarik lainnya Wan Ulfa Nur Zuhra 

Irigasi sederhana tetap diperlukan ketika Anda mudik Lebaran. Tak semua tanaman kuat dipapar hujan. jangan sepenuhnya menggantungkan irigasi tanaman Anda dari hujan. Kendatipun Anda meninggalkan rumah di musim hujan,

Sebab hal itu akan membuat akar tanaman membusuk dan berujung pada kematian tanaman. Tetapi pastikan tetangga Anda memahami tanaman dan tidak menyiramkan air terlalu banyak pada tanaman yang tak tahan air. Cara terakhir yang tak begitu merepotkan dan tak perlu memikirkan hukum Fisika adalah meminta bantuan tetangga untuk menyiramnya setiap hari atau dua hari sekali.

Ia bisa jadi habis dan kering dalam tiga atau empat hari. es akan sangat cepat mencair. Kalau cuaca terlalu panas, irigasi menggunakan es batu sedikit berisiko. Namun,

Letakkan saja es-es itu di dalam pot. setidaknya segenggam kepalan tangan. gunakanlah es batu ukuran besar, Jadi, ia akan semakin cepat mencair. Karena semakin kecil, jangan gunakan ukuran es yang kecil-kecil. Syaratnya, Air yang telah berubah wujud menjadi benda padat alias es batu juga bisa digunakan untuk irigasi sederhana saat tanaman ditinggal mudik lebaran.

Ia penting untuk memastikan posisi sumbu tak bergeser tertiup angin atau tersenggol tikus. Pastikan Anda memasang pemberat di tiap ujung sumbu. Air tak harus merembes terlalu jauh. lebih baik. Semakin dekat jarang antara sumber air dan tanaman, semakin banyak pula air yang dibutuhkan. Semakin banyak tanaman, buatlah dua atau tiga tumpukan. Jika tak memungkinkan menumpuknya hanya pada satu ember,

jumlah sumbu kompor yang dibutuhkan tentu disesuaikan dengan jumlah tanaman. Jadi, Ia akan berfungsi menghantarkan air dari ember ke pot-pot yang mengelilinginya. Sumbu kompor di potong sesuai jarak antara ember dan pot.

Jangan lupakan teori sederhana bahwa air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Usahakan posisi ember lebih tinggi dari posisi pot-pot tanaman agar air bisa merembes dengan lebih mudah. mengelilingi ember besar berisi air. pindahkan tanaman pada posisi yang berdekatan, Irigasi dengan sumbu kompor ini gampang,

Tanaman Tak Layu Ditinggal Mudik dengan Fisika Sederhana
Infografik tanaman tetap segar meski ditinggal mudik

Sumbu kompor memiliki sifat menyerap cairan dan menghantarkannya dari ujung satu ke ujung lainnya. irigasi menggunakan sumbu kompor bisa jadi salah satu solusi. Apabila tanaman Anda terlalu banyak untuk dibuatkan satu botol tiap satu pot,

Detailnya bisa dilihat di sini.  dan biarkan air merembes dari benang ke tanah. Cukup letakkan saja plastik berisi air itu di tiap-tiap pot, dan ikat bagian atasnya. isi plastik dengan air hingga penuh, Setelah itu, Lalu lepaskan jarum dari benang dan biarkan benang tetap menempel di plastik. Menusuknya dari dalam ke luar. tusuk plastik dengan jarum dan benang di bagian bawah plastik. Caranya, Plastik es juga bisa digunakan menggantikan botol.

Beberapa toko online ada yang menjual tutup botol berbentuk runcing yang khusus didesain untuk irigasi sederhana. cara lainnya adalah dengan melubangi tutup botol dan menancapkannya ke dalam tanah di pot. Jika tak memungkinkan untuk menggantung botol,

lalu digantung di atas pot tanaman. Botol itu kemudian diikat tali di bagian lehernya, bukan mengalir. agar air hanya bisa menetes, kecil saja, Bagian bawah botol lalu dilubangi, botol bekas diisi air hingga penuh. Caranya sederhana, Botol plastik yang kosong bisa dimanfaatkan untuk irigasi tetes.

  seorang penulis yang menekuni tentang hidup organik pernah menuliskan beberapa solusi meninggalkan tanaman saat sang empunya pergi keluar rumah dalam waktu lama. Jean Nick, Ada banyak cara dari konsep fisika sederhana yang bisa dilakukan untuk memastikan tanaman tetap mendapat air selama ditinggal pergi pemiliknya. Apa yang bisa dilakukan ketika harus mudik meninggalkan rumah dengan tanaman dan taman kesayangan?

daunnya mulai layu. tidak disiram satu hari saja, Begitu pula dengan cabai, Daun mint tidak tahan panas dan air yang terlalu banyak. daun mint yang tadinya subur akan kering kerontang berwarna hitam. ketika Anda pulang, Maka, Cobalah meninggalkan daun mint selama satu atau dua minggu.

tidak bisa ditinggal terlalu lama. atau bahkan cabai, oregano, rosemary, tanaman seperti daun mint, Namun, atau sirih gading mungkin akan baik-baik saja jika ditinggal lama. lidah mertua, Tanaman yang tak butuh banyak air seperti palem-paleman,

Apalagi jika ditinggal saat musim kemarau. bisa jadi kering kerontang ketika pulang. Bunga-bunga dan tanaman yang subur saat ditinggal pergi, meninggalkan rumah selama sepekan atau lebih cukup membuat tidak tenang. Bagi para pecinta tanaman,


Source: tirto.id

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.