Langsung berikan pendapat kamu di kolom komentar yah! Atau mungkin ada kasus yang seharusnya tidak ada dalam daftar di atas? apakah ada sisi gelap lainnya dari Dota 2 yang kamu ketahui? Selain kelima kasus di atas,
jadi kitalah yang berperan besar dalam menjaga nama baik dari game ini. Dota 2 adalah sebuah permainan yang kekuatannya berasal dari komunitas, Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya,
bukan berarti kita sebagai anggota komunitas Dota 2 harus membiarkannya. namun, Valve mungkin tidak begitu mempermasalahkan hal ini seperti kasus lainnya, memberikan akses akun Steam kepada orang lain Valve telah melanggar persetujuan dari perusahaan tersebut. namun, hal ini mungkin tidak melanggar hukum, Ditambah lagi,
sehingga orang tersebut hanya akan menjadi beban bagi anggota timnya sendiri. Kemampuannya sudah jelas tidak akan berada dalam level yang sama dengan sembilan orang lainnya, Bayangkan apa yang terjadi jika seseorang memiliki MMR 5k berkat bantuan orang lain sehingga dia harus bermain bersama pemain yang setara.
sayangnya tidak banyak yang memperhatikan hal ini. namun, Ada beberapa post di media sosial Reddit yang menjelaskan tentang bagaimana penjualan akun dengan MMR tinggi telah merusak permainan Dota 2,
jadi sudah jelas para pemainnya sangat berperan besar dalam membentuk image dari game tersebut. Dota 2 adalah sebuah permainan yang kepopulerannya sangat dipengaruhi oleh komunitasnya,
hal ini justru berpotensi besar untuk merusak komunitas Dota 2 dari dalam. Walaupun kedengarannya tidak terlalu penting, termasuk di Indonesia. semua hal tersebut seringkali ditemukan dalam beberapa forum besar, Mulai dari menjual akun Steam dengan MMR tinggi hingga “joki” yang dapat memberikan kamu MMR tinggi,
ada beberapa orang yang memanfaatkan hal ini untuk kepentingan pribadi mereka. namun, Sistem MMR (Matchmaking Ranking) seharusnya digunakan untuk memberikan para pemainnya kesempatan untuk bermain dengan level yang sama,
pembawa acara dan pemain maka sekarang saatnya kita membicarakan tentang skandal yang sampai saat ini masih banyak terjadi di dalam komunitas Dota 2. turnamen, Setelah membahas tentang tim,
Sistem MMR dan Dampaknya Terhadap Pemain 5.
setiap anggota dari tim Mineski dan MSI-EvoGT yang terlibat dalam kasus ini masih mendapat larangan dari Valve untuk mengikuti acara besar baik secara online maupun offline. Hingga saat ini,
pemain dari kedua tim tersebut mengakui kesalahan kepada tim investigasi sebelum akhirnya mengundurkan diri. Untungnya, kedua tim tersebut mendapatkan uang sebesar P35000 (IDR 9.287.756) – P40000 (IDR 10.614.578) berkat taruhan tersebut. Menurut data yang di dapatkan oleh ESports Inquirer,
Dua akun yang baru dibuat pada hari pertandingan telah meletakan taruhan dalam jumlah besar kepada Mineski. Skandal ini baru mulai terlihat setelah GosuGamer melaporkan adanya keanehan dalam website mereka.
sebuah screenshot telah memperlihatkan bagaimana Vallejos dan Radores memberitahu Patrick “JyC” Pascua dari MSI untuk “memberikan” Tinker kepada Jacko “Jacko” Soriano dan membiarkan Mineski menang. Dalam subreddit tersebut,
sedangkan Radores adalah mantan pemain profesional yang sebelumnya pernah terlibat kasus penipuan dengan tim Mineski. Vallejos adalah pemilik dari halaman Facebook “MyDota2Community” yang digunakan oleh banyak orang sebagai tempat bertaruh pertandingan Dota 2,
nama Michael Vincent Vallejos dan Jonathan Radores adalah dua orang yang diduga sebagai tersangka dalam skandal tersebut. Menurut beberapa bukti yang muncul dalam subreddit Dota2Lounge,
kejadian seperti ini terulang kembali pada tahun 2014 setelah pertandingan MSI-EvoGT melawan Mineski diduga telah diatur oleh pihak ketiga. Kemudian, angka 322 selalu dikaitkan dengan permainan buruk yang disengaja atau perbuatan tidak terhormat oleh seorang pemain. Semenjak saat itu,
seorang pemain asal Rusia bernama Aleksey “Solo” Berezin dengan sengaja membiarkan timnya kalah demi uang sebesar $322. Pada tahun 2013, dan hal ini juga berlaku bagi esport. Memanipulasi permainan dengan sengaja adalah sebuah hal yang dianggap tabu dalam dunia olahraga,
Ban Permanen MIneski dan MSI-EvoGT 4.
dan tidak adanya sosok 2GD dalam berbagai acara besar Valve lainnya adalah suatu hal sangat berat diterima oleh banyak orang. Peter “ppd” Dagger juga menjelaskan dalam salah satu vlog-nya bahwa dalam turnamen seperti ini keputusan Valve tidak dapat diganggu gugat, Setelah kejadian ini,
sehingga banyak orang menganggap hal ini sebagai sebuah pertanda lahirnya era baru. dia adalah salah satu caster profesional pertama dalam dunia esports, namun, 2GD memang bukanlah komentator yang disukai oleh semua orang karena gaya bicara dan selera humornya yang kasar,
dan ini bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. pada kenyataannya James hanya mencoba meneruskan pembicaraan ditengah banyaknya masalah selama acara tersebut, namun, James memang memberikan beberapa komentar yang cukup kasar, Sejak segmen pertama Shanghai Major, Gabe Newell membuat sebuah pemberitahuan bahwa dirinya telah memecat James karena komentarnya yang terlalu kasar terhadap para pemain. Melalui Reddit,
dan hal tersebut adalah pemecatan James “2GD” Harding setelah hari pertamanya sebagai pembawa acara turnamen tersebut. hanya ada satu hal yang membuat banyak orang merasa terkejut, Namun,
pengusiran penonton dari tempat acara hingga pertandingan yang harus tertunda hanyalah sebagian kecil dari banyaknya kejadian unik selama Shanghai Major 2016. Berbagai masalah teknis mulai dari peralatan pemain yang menghilang, Shanghai Major 2016 mungkin adalah salah satu acara paling memorable bagi banyak orang karena banyaknya kejadian unik selama turnamen tersebut.
Pemecatan 2GD dan Shanghai Major 2016 3.
maka juara pertama pasti adalah WCA 2015. Jika ada penghargaan yang diberikan kepada turnamen paling buruk, tim Alliance berhasil memenangkan pertandingan final mereka melawan LGD Gaming walaupun pergerakan mereka diketahui oleh tim lawan. Ironisnya,
akun Crossfire yang digunakan oleh tim Cina memiliki level lebih tinggi daripada tim lain dan booth para pemain yang tidak memiliki peredam suara. Sajedene menjelaskan tentang bagaimana draft tim Liquid di sabotase oleh tim lain, Dalam acara podcast tersebut, Salah satu hal yang paling kontroversial dari turnamen ini adalah banyaknya kecurangan yang dilakukan oleh tim Cina terhadap lawan mereka selama jalannya pertandingan.
pada kenyataannya apa yang mereka dapat adalah sebuah kursi lipat dengan dua meja yang digabung menjadi satu. namun, Nikki juga diberitahu oleh pihak panitia bahwa mereka telah mempersiapkan kursi khusus gaming untuk semua pemain, Selain itu,
tim Leviathan yang pada saat itu baru mengikuti turnamen pertama mereka bahkan terpaksa harus menunggu seharian di tempat acara walaupun mereka tidak bertanding karena bus dari lokasi pertandingan menolak untuk mengantar mereka kembali ke hotel. Ditambah lagi, manager dari tim Alliance untuk menjadi penerjemah bagi dirinya dan manager tim lain. dan hal ini membuat dia seringkali meminta bantuan kepada Kelly “kellymilkies” Ong, keterbatasan bahasa adalah masalah utama dalam turnamen tersbeut, Menurut Nikki,
semua hal yang terjadi dalam turnamen tersebut telah membuat WCA 2015 mendapat gelar sebagai salah satu turnamen terburuk sepanjang sejarah Dota 2. peralatan yang sangat tidak memadai hingga “memaksa” pemain untuk terjebak dalam hotel mereka, Mulai dari kecurangan selama jalannya pertandingan,
Nikki “Sajedene” Elise dan Shannon “SUNSFan” Scotten yang menemani tim Digital Chaos selama acara tersebut menceritakan tentang perlakuan yang mereka dapatkan selama acara tersebut. Dalam acara podcast What the Duck?!
bagi para pemain profesional World Cyber Arena (WCA) 2015 adalah salah satu turnamen terburuk yang pernah mereka ikuti. namun, Berbagai kejadian yang terjadi selama turnamen ini mungkin tidak begitu diketahui oleh banyak orang,
World Cyber Arena 2015 2.
skandal yang sangat kontroversial ini masih membekas dalam hati banyak orang. Walaupun kelihatannya sekarang Puppey sudah semakin membaik, sikapnya dalam tim Secret telah membuat kepercayaan banyak orang kepada dirinya menurun. namun, Puppey mungkin dikenal sebagai seorang veteran dalam dunia Dota 2, Sebagai pemain yang pernah menjuarai The International, Terungkapnya kepribadian Puppey yang pemalas dan egois mungkin adalah alasan mengapa skandal ini menarik perhatian banyak orang.
Rasmus “MiSeRy” Filipsen juga ikut menyatakan pendapatnya tentang skandal ini dalam blog-nya yang semakin menguatkan argumen EternaLEnVy. Ditambah lagi,
Puppey dan Kemal telah mengambil 10% dari seluruh pendapatan tim Secret tanpa sepengatahuan para pemainnya; sikap Puppey juga menjadi alasan mengapa tim Secret gagal mendapatkan kontrak mereka dengan Panda TV dan keluarnya Saahil “UNiVeRsE” Arora dari tim tersebut. Menurut EternaLEnVy,
dan ternyata hampir semuanya berasal dari Puppey dan pimpinan Secret Kemal Sadikoglu. Blog yang ditulis oleh EternaLEnVy juga semakin memperkuat dugaan adanya masalah internal dalam tim tersebut, Evany menceritakan bagaimana pihak Secret masih belum membayar gajinya sebagai manager walaupun posisinya telah digantikan oleh Matthew “Cyborgmatt” Bailey. Dalam tweet tersebut,
dan Kuro “Kuroky” Salehi Takhasomi. Ludwig “zai” Wahlberg, Artour “Arteezy” Babaev, Johan “N0tail” Sundstein, pemain yang menjadi korban dalam skandal ini adalah Tal “Fly” Aizik, Menurut tweet tersebut, mantan manager dari tim tersebut mengatakan bahwa dia dan beberapa mantan pemain Secret lainnya masih belum mendapat bayaran mereka. Skandal ini mulai banyak dibicarakan setelah Evany “the_evany” Chang,
berbagai fakta tentang keburukan tim Secret mulai terungkap oleh mantan pemainnya. Mulai dari pembayaran gaji para pemain dan managernya yang tertunda selama bertahun-tahun hingga tekanan batin yang diterima oleh Aliwi “w33” Omar dan Jacky “EternaLEnVy” Mao selama menjadi anggota tim tersebut, Nama Clement “Puppey” Ivanov dan tim Secret menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan sepanjang tahun 2016.
Skandal Puppey dan Tim Secret 1.
Yuk kita simak selengkapnya!
Ingin tahu lebih banyak lagi tentang sisi gelap permainan MOBA fenomenal ini? ketiga hal tersebut adalah contoh dari beberapa kasus yang telah menodai nama Dota 2. hingga ban permanen yang diterima oleh anggota Mineski dan MSI-EvoGT, pemecatan 2GD secara mendadak, Mulai dari masalah yang melibatkan Puppey dan Tim Secret,
Dota 2 juga memiliki sisi gelap yang tidak diketahui oleh banyak orang. terlepas dari berbagai berita bahagia kemenangan tim yang menjuarai turnamen besar, Namun, Eul mungkin tidak pernah berpikir bahwa permainan yang dia kembangkan dapat menjadi sumber penghasilan bagi banyak orang.
ternyata ada cukup banyak kasus yang telah menodai nama baik game tersebut. hingga komunitasnya di seluruh dunia, turnamen, Skandal yang menghebohkan ini meliputi dari tim,
sudah sewajarnya jika Dota 2 sempat terlibat dengan beberapa skandal yang cukup menghebohkan. Dengan usianya yang hampir menginjak empat tahun, Semua orang pasti mengenal Dota 2 sebagai salah satu game MOBA paling kompetitif yang ada pada saat ini.
Source: DUNIAKU.NET
EmoticonEmoticon
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.